Selasa, 19 Desember 2017

SMK Bisa, SMK Hebat

Perekonomian dan pendidikan menjadi salah satu faktor penentuan suatu kesejahteraan masyarakat. Gebrakan terus dilakukan untuk membangun Indonesia di masa yang akan datang. Dimulai peningkatan ekonomi daerah hingga kerjasama dunia internasional. Salah satu yang akan dihadapi diera global ini adalah MEA (Masyarakat Ekonomi Asia).Keseriusan dan kesiapan merupakan suatu hal yang dibutuhkan agar Indonesia mampu menjadi pemeran utama, bukan hanya sekadar figuran dalam MEA. Untuk itu, pendidikan sebagai salah satu sarana utama demi keberhasilan Indonesia dalam MEA harus mempersiapkan tenaga profesional dan sistem pembelajaran berbasis IT (Informasi dan Teknologi). Sehingga menghasilkan sumber daya manusia yang terampil dan dapat menjadi pesaing yang diperhitungkan.SMK merupakan lembaga pendidikan yang mencetak tenaga terampil, untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dengan berbagai kompetensi dan siap mengembangkan diri mengikuti perkembangan iptek. Melalui lulusan SMK, Indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara lain baik dalam produk, pelayanan, maupun dalam penyiapan sumber daya manusia.Pemerintah bertekat meningkatkan kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia melalui Program Revitalisasi SMK melalui Inpres No. 9 Tahun 2016. Maka ditegaskan revitalisasi SMK ini dapat dijadikan salah satu solusi untuk mencetak peserta didik yang modern, bermartabat, inovatif, kreatif, dan siap kerja. Untuk mewujudkan keselarasan, keserasian, dan keseimbangan antara sekolah, masyarakat, DUDI dan pemerintah..Perlu digaris bawahi bahwa SMK bukanlah SMA yang banyak dari lulusannya melanjutkan ke perguruan tinggi. SMK harus mampu mencetak lulusan yang kompeten di tiga lini diantaranya; 1) mampu mengantarkan siswa melanjutkan pendidikan di universitas, 2) mampu mencetak peserta didik yang profesional di bidangnya, dan 3) mampu mencetak calon pengusaha muda. Tiga hal tersebut adalah fokus bagi SMK, sehingga dibutuhkan berbagai strategi untuk mencapai tujuan. Maka, SMK MODEL PGRI 1 Mejayan dengan bangga menciptakan buku Strategi Implementasi Revitalisasi SMK (10 Langkah Implementasi Revitalisasi SMK). Diharapkan keberhasilan revitalisasi SMK ini juga dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja Indonesia serta dapat mengurangi permasalahan pengangguran pada usia produktif. Sepuluh langkah revitalisasi tersebut diantaranya ; (1) revitalisasi sumber daya manusia, (2) membangun SAS berbasis SIM, (3) link and match dengan industri, (4) kurikulum berbasis industri, (5) teaching factory, (6) penggunaan Media Video Tutorial dan Portofolio Berbasis Video e-Report Skill, (7) uji Sertifikasi Profesi, (8) pemenuhan sarana dan prasarana, (9) mengembangkan Kearifan Lokal, dan (10) peran SMK Sebagai Penggerak Ekonomi Lokal.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar