Perekonomian
dan pendidikan menjadi salah satu faktor penentuan suatu kesejahteraan
masyarakat. Gebrakan terus dilakukan untuk membangun Indonesia di masa yang
akan datang. Dimulai peningkatan ekonomi daerah hingga kerjasama dunia
internasional. Salah satu yang akan dihadapi diera global ini adalah MEA (Masyarakat
Ekonomi Asia).Keseriusan dan kesiapan merupakan suatu hal yang dibutuhkan agar
Indonesia mampu menjadi pemeran utama, bukan hanya sekadar figuran dalam MEA.
Untuk itu, pendidikan sebagai salah satu sarana utama demi keberhasilan
Indonesia dalam MEA harus mempersiapkan tenaga profesional dan sistem
pembelajaran berbasis IT (Informasi dan Teknologi). Sehingga menghasilkan
sumber daya manusia yang terampil dan dapat menjadi pesaing yang diperhitungkan.SMK
merupakan lembaga pendidikan yang mencetak tenaga terampil, untuk mempersiapkan
diri memasuki dunia kerja dengan berbagai kompetensi dan siap mengembangkan
diri mengikuti perkembangan iptek. Melalui lulusan SMK, Indonesia harus mampu
bersaing dengan negara-negara lain baik dalam produk, pelayanan, maupun dalam
penyiapan sumber daya manusia.Pemerintah bertekat meningkatkan kualitas dan
daya saing Sumber Daya Manusia melalui Program Revitalisasi SMK melalui Inpres
No. 9 Tahun 2016. Maka ditegaskan revitalisasi SMK ini dapat dijadikan salah
satu solusi untuk mencetak peserta didik yang modern, bermartabat, inovatif,
kreatif, dan siap kerja. Untuk mewujudkan keselarasan, keserasian, dan
keseimbangan antara sekolah, masyarakat, DUDI dan pemerintah..Perlu digaris
bawahi bahwa SMK bukanlah SMA yang banyak dari lulusannya melanjutkan ke
perguruan tinggi. SMK harus mampu mencetak lulusan yang kompeten di tiga lini
diantaranya; 1) mampu mengantarkan siswa melanjutkan pendidikan di universitas,
2) mampu mencetak peserta didik yang profesional di bidangnya, dan 3) mampu
mencetak calon pengusaha muda. Tiga hal tersebut adalah fokus bagi SMK,
sehingga dibutuhkan berbagai strategi untuk mencapai tujuan. Maka, SMK MODEL
PGRI 1 Mejayan dengan bangga menciptakan buku Strategi Implementasi
Revitalisasi SMK (10 Langkah Implementasi Revitalisasi SMK). Diharapkan
keberhasilan revitalisasi SMK ini juga dapat meningkatkan produktivitas tenaga
kerja Indonesia serta dapat mengurangi permasalahan pengangguran pada usia
produktif. Sepuluh langkah revitalisasi tersebut diantaranya ; (1) revitalisasi
sumber daya manusia, (2) membangun SAS berbasis SIM, (3) link and match dengan industri,
(4) kurikulum berbasis industri, (5) teaching factory, (6) penggunaan Media
Video Tutorial dan Portofolio Berbasis Video e-Report Skill, (7) uji Sertifikasi
Profesi, (8) pemenuhan sarana dan prasarana, (9) mengembangkan Kearifan Lokal,
dan (10) peran SMK Sebagai Penggerak Ekonomi Lokal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar