Aku, Kau, dan Kawah Wurung
Kau sebut dirimu sebagai dewa yang selalu diagung-agungkan
Yang selalu tersenyum lebar seakan kesediahan takut mendekatimu
Kau sebut dirimu sebagai raja hingga semutpun seakan hormat padamu
Dunia serasa takluk pada mu, wahai jiwa yang merasa dewa
Kau memang hebat bahkan lebih dari itu
Tapi tak usah kau sombongkan tahtamu
Bukankah langit tak pernah berkata bahwa ia tinggi?
Prajuritmu akan senang bila kau bersikap seadanya
Mengeluh dan menangislah jika itu perlu
Kami tak butuh engkau yang terlalu bangga akan pujian mereka
Cukup jadi dirimu yang rendah hati
Kawah wurung, Bondowoso
Hamparan luas nan indah melukiskan betapa indahnya kehidupan
Tanpamu senyumku bagai debu tak berarti
Ilalang seakan melambai tersenyum padaku
Namun hatiku seakan kokoh tak berbalik seperti gunung itu
Sikapmu, hadirmu, yang selalu membeku bagai air es di kutub utara
Kemana lagi aku mencari kedamaian
Tuhan, rasaku adalah seriphan takdirmu
Asaku adalah cara-Mu mendekatiku
Mereka yang pernah menyakitiku, juga bagian dari takdirmu
Namun, aku bersyukur karena engkau selalu memberi kebahagiaan yang lain
Terimakasih karena Alam-Mu masih menyapaku dengan lembut
Doaku berkelana agar aku dapat dipertemukan dengan indahnya ciptaan-Mu
Alam Kawah Wurung Bondowoso adalah saksi bahwa Aku manusia biasa
Manusia yang mencoba selalu bersyukur pada Tuhannya.
Dan aku adalah saksi karya Indah-Mu
Kawah Wurung
#trainingonadventure #amazingtraining #SCC #kawahwurung
Bondowoso, 31 April - 6 Mei 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar